
Berita Tuban - Kelangkaan gas elpiji berukuran tiga kilogram terjadi di wilayah Kabupaten Tuban sejak sekitar seminggu yang lalu, sejumlah warga kesulitan untuk untuk mendapatkan gas tiga kilogram itu.
Selain warga kesulitan untuk mendapatkan gas itu, akibat kelangkaan yang sudah semakin meluas itu membuat harga jual elpiji tiga kilogram di tingkat pengecer mencapai Rp 20.000 per tabungnya, Senin (12/05/2014).
Dari informasi yang dihimpun wartawan, melonjaknya harga elpiji ukuran tiga kilogram tersebut salah satunya terjadi di wilayah Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Sejumlah warga kaget setelah mengetahui harga gas tiga kilo itu mencapai Rp 20.000. "Sebelumnya paling mahal itu sekitar 17 ribu rupiah mas. Tapi kemarin saya beli sudah 20 ribu rupiah untuk yang ukuran tiga kilogram," terang Siti Hasana (42), ibu rumah tangga asal Desa Pakel, Kecamatan Montong, Tuban.
Sejumlah warga menduga, jika mahalnya harga elpiji tiga kilo tersebut dampak dari kelangkaan bahan bakar yang biasa digunakan untuk memasak itu. Sehingga para penjual di sejumlah kios menaikan harga itu untuk mencari keuntungan lebih. "Sejak seminggu ini memang sulit mas untuk mencari elpiji tiga kilo, hampir semua toko itu katanya tidak mendapatkan jatah pengiriman. Ya mungkin karena langka ini jadi harganya dinaikan," lanjut Hasana.
Tak hanya di kawasan pedesaan, kelangkaan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram tersebut juga dirasakan oleh warga yang berada di wilayah Kota Tuban. Terutama para pemilik warung makan mengaku sulit mendapatkan bahan bakar untuk memasak itu.
"Sampai sekarang ini masih langka mas, di kios-kios itu yang dilayani hanya pelanggannya saja. Kalau tidak sudah langganan tidak diberi, karena stoknya terbatas," ungkap Prapti, salah satu pemilik warung makan di Kota Tuban.
Sejumlah warga warga berharap, pemerintah supaya segera menangani permasalahan kelangkaan elpiji ukuran tiga kilogram yang sudah semakin meluas. Supaya tidak ada permainan harga ditingkat pengever yang merugikan masyarakat kecil.(mut/ted)
0 komentar:
Posting Komentar