
Berita Tuban - Proses lamaran yang dilakukan oleh Lajer (35), warga Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban terhadap Nur Azizah (30), warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Tuban berlangsung tegang dan sempat terjadi kericuhan.
Ketegangan tersebut dipicu lantaran pihak dari keluarga perempuan tersebut tidak menerima lamaran tersebut. Sehingga untuk melerai kericuhan itu, Kepala Desa (Kades) Trantang, yang mengantarkan lamaran warganya itu langsung mengeluarkan senjata pistol Air Gun.
Dari informasi yang dihimpun wartawan, Senin (24/03/2014), kejadian tersebut berawal saat rombongan Lajer bersama dengan enam orang termasuk Kepala Desa (Kades) mendatangi rumah Aziz dan berniat untuk melamar Azizah, yang telah dua tahun berpacaran.
Namun saat sampai di rumah Janda tersebut, rombongan Lajer diterima oleh keluarga dari pihak perempuan dan dipersilakan masuk. Sehingga mereka langsung masuk ke dalam rumah perempuan yang juga sebagai seorang guru itu dan sudah banyak keluarga dari perempuan.
"Awalnya sudah dipersilakan untuk masuk, semua bersalaman dengan orang tuanya. Tapi saya yang terakhir salaman dan saya langsung ditampar oleh kakak Ipar Azizah," terang Lajer, saat berada di Mapolres Tuban.
Menurut Lajer, setelah mengetahui dirinya ditampar oleh Albert, yang merupakan kakak Ipar perempuan idamannya itu, Kasmuri (45), Kepala Desa (Kades) Trantang yang mengantarkan prosesi lamaran tersebut langsung mengeluarkan senjata Air Gun, dengan tujuan untuk melerai keributan itu.
"Tujuannya pak Inggi (Kades) untuk melerai jangan sampai ada keributan. Kalau saya tidak ditampar terlebih dahulu tidak mungkin seperti itu, kita datang baik-baik untuk melamar kok," lanjut Lajer, yang lamarannya ditolak oleh pihak keluarga perempuan idamannya.
Sementara itu, setelah terjadinya keributan dan adanya Kepala Desa yang mengeluarkan Pistol Iar Gun itu, pihak keluarga Azizah langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Rengel, Kabupaten Tuban. Kemudian petugas langsung melakukan penghadangan terhadap rombongan Lajer bersama Kades tersebut.
"Mereka dihentikan oleh petugas Polsek Grabagan, saat perjalanan mau balik. Kini mereka masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Tuban," jelas AKP Elis Suendayati, Kasubbag Polres Tuban.(mut/ted)
0 komentar:
Posting Komentar