Berita Tuban - Puluhan warga dari Desa Bangunrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) yang berada di jalan RA Kartini, Kabupaten Tuban, Jumat (21/03/2014).
Dalam askinya itu, puluhan massa yang mayoritas ibu-ibu menuntut supaya Kepala Desa (Kades) Bandungrejo, yang telah melakukan pencabulan dan Aborsi terhadap anak-anak supaya dituntut dan dihukum seberat-berat. Karena sudah merusak masa depan anak.
"Kami meminta kepada Kejaksaan untuk menuntut hukuman seberat-beratnya pada Kades Rokim, karena sudah melakukan perbuatan yang sangat memalukan. Dia sudah merusak masa depan anak kami," terang Susiati, salah satu peserta aksi tersebut.
Selain meminta supaya Kades yang telah melakukan pencabulan terhadap warganya sendiri, puluhan warga tersebut juga meminta supaya suadara dari Kades yang dituding telah menjadi otak untuk melakukan Aborsi terhadap yang masih anak-anak supaya juga dituntut dengan hukuman seberat-beratnya.
"Kami datang kesini karena mendengar kakak dari Rokim yang menjadi otak Aborsi hanya dituntut 5 bulan dan denda Rp 500 ribu. Ini kami tidak bisa terima, kami minta keadilan," lanjutnya saat berada di depan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban itu.
Puluhan massa tersebut sambil membawa spanduk yang berisikan tuntutan supaya Kadesnya dihukum seberat-seberatnya itu bekumpul di alun-alun Kota Tuban. Selanjutnya mereka langsung berjalan dan melakukan orasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Tuban.
Setelah melakukan orasi beberapa menit di depan halaman Kejaksaan, perwakilan dari massa yang juga keluarga korban pencabulan yang dilakukan Kades itu masuk ke dalam Kejaksaan dan ditemui oleh Kasi Pidum Kejari Tuban untuk menyampaikan aspirasinya.
Sementara itu, seperti diberitakan pada 26 November 2013 yang lalu, Rokim (28), Kades Bangunrejo, Kecamatan Soko, Tuban ditangkap oleh Petugas Polres Tuban. Rokim ditangkap lantaran telah menghamili serta menyuruh Aborsi gadis yang masih dibawah umur yang tak lain adalah warganya sendiri. [mut/kun]

0 komentar:
Posting Komentar