
Berita Tuban - Sekitar lima hari terakhir, sejumlah nelayan di kawasan pesisir Kabupaten Tuban, tidak berani untuk melaut akibat gelombang tinggi dan angin kencang, Rabu (14/05/2014).
"Gelombangnya tinggi mas dan anginnya juga kencang, jadi bahaya kalau kita tetap memaksa melaut. Sebenarnya kita juga gak mau libur," terang Kusmindar (40), salah satu nelayan asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota, Tuban.
Para nelayan yang berada di pesisir pantura itu menyebutkan, jika gelombang dalam kondisi pasang itu ketinggian bisa mencapai sekitar tiga meter di bibir pantai. Hal tersebut bisa mengakibatkan perahu nelayan tenggelam maupun terbalik saat melaut.
"Kalau di tengah malah lebih tinggi lagi, biasanya sampai lima meter. Yang berani meluat itu biasanya hanya kapal besar saja," lanjutnya, saat berada di tepi pantai utara Tuban itu.
Para nelayan menjelaskan, jika gelombang tinggi tersebut akibat adanya angin timur. Yang mana angin timur itu datang ketika memasuki peralihan musim yakni dari musim penghujan ke musim kemarau dan biasanya tidak terlalu lama.
"Angin timur seperti ini biasanya tidak terlalu lama, lebih parah kalau angin barat. Harapan kita ya semoga cuaca kembali normal, supaya kita bisa melaut lagi," harap Sugeng, yang merupakan nelayan di kawasan pantura Tuban itu.
Sementara itu, akibat tak bisa melaut sejumlah nelayan nampak menambatkan perahu mereka di tepi pantai. Disela-sela memperbaiki jaring, para nelayan itu menjaga perahunya supaya tidak rusak terhempas gelombang tinggi. [mut/kun]
0 komentar:
Posting Komentar