
Berita Tuban - Sejumlah warga dari Desa Mlangi, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tuban, Selasa (13/05/2014).
Belasan warga dari Desa Mlangi itu melakukan aksinya demo itu lantaran dilaporkan oleh Kepala Desa (Kades) Mlangi, Kecamatan Widang kepada pihak kepolisian Polres Tuban lantaran diduga menyerobot tanah kas desa. Warga meminta supaya kejaksaan tidak menerima P21 dari Polres atas kasus tersebut.
"Kami melakukan aksi datang kesini untuk meminta supaya Kejaksaan tidak menerima P21 dari Polres Tuban. Kami tidak pernah menyerobot tanah desa, yang kami garap adalah tanah negara," teriak Suparjo Rustam, koordinator aksi, saat berada di depan Kejari Tuban.
Selain melakukan aksinya di Kejaksaan Negeri, mereka para warga yang mengaku menggarap tahan TN di Desa Mlangi itu juga mendatangi kantor Pengadilan Negeri Tuban. Saat di PN Tuban, dalam orasinya mereka juga meminta PN untuk mengembalikan berkas kasus tersebut.
"Saya tidak menyerobot tanah desa, saya hanya memanfaatkan saja saat musim hujan, ketika kemarau saya kembalikan lagi. Malah pemerintah desa mengadukan kami ke Polres," lanjut Suparjo.
Setelah melakukan orasi di depan Kejaksaan Negeri Tuban dan Pengadilan Negeri, mereka melakukan jalan kaki menuju Polres Tuban. Saat berada di Polres Tuban mereka langsung ditemui oleh Kapolres Tuban dan Waka Polres Tuban.
Di hadapan Kapolres Tuban, Suparjo meminta kepada pihak kepolisian menghentikan penyelidikan laporan dari Kades Mlangi terhadap warga atas kasus dugaan penyerobotan tanah desa tersebut. Pasal mereka beralasan tidak mengarap tanah desa melainkan tanah negara.
"Saat ini kasus laporan itu masih dalam proses penyelidikan. Belum ada hasilnya, karena kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Dan perkara ini melibatkan instansi lain juga, makanya masih menunggu hasil pemeriksaan," terang AKBP Ucu Kuspriyadi, Kapolres Tuban, setelah menemui para warga itu.
Sementara itu, setelah ditemui oleh Kapolres Tuban belasan warga yang telah melakukan aksi tersebut langsung membubarkan diri dengan tertib. Mereka langsung pulang ke rumah masing-masing dengan menggunakan mobil dan beberapa motor.(mut/ted)
0 komentar:
Posting Komentar