Bahan Pangan di Tuban Aman


Berita Tuban - Petugas gabungan dari Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan anggota Polisi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di pasar tradisional dan juga toko yang ada di wilayah Kota Tuban, Rabu (10/06/2015).

Dalam kegiatan sidak kali ini, petugas tidak menemukan adanya peredaran makanan dan minuman (Mamin) yang diindikasi membahayakan bagi konsumen. Adapun tujuan razia itu untuk mencegah adanya pedagang yang berbuat curang saat berjualan.

Kegiatan sidak petugas gabungan tersebut diawali dengan pemeriksaan di pasar baru yang berada di jalan Gajah Mada, Kota Tuban. Para petugas kemudian melakukan pemeriksaan sejumlah toko bahan-bahan kebutuhan dapur dan juga daging sapi maupun ayam yang dijual para pedagang.

"Sebentar lagi kan sudah puasa, otomatis kebutuhan konsumen akan meningkat. Dan dikawatirkan akan ada pedagang-pedagang yang nakal (berlaku curang) memanfaatkan momen ini," terang Sunaryo, Kasi Metrologi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perekonomian dan Pariwisata Tuban.

Untuk menghindari para pedagang berbagai jenis kebutuhan berlaku curang, seperti keberadaan barang-barang yang mengandung formalin atau barang berbahaya lainnya petugas melakukan pemeriksaan dengan teliti. Termasuk melakukan pemeriksaan daging supaya tidak ada yang glongongan maupun yang mengandung bahan pengawet berbahaya.

"Tolong untuk daging jangan direndam dalam air terlalu lama. Nanti malah yang banyak airnya bukan dagingnya," ujar Sunaryo, menghimbau kepada salah satu penjual daging ayam di pasar baru Tuban.

Sementara itu, setelah melakukan kegiatan razia di pasar petugas gabungan kemudian melakukan pemeriksaan di sejumlah toko besar yang ada di kawasan Kota Tuban. Dan hasilnya dalam sidak kali ini petugas tidak menemukan adanya makanan maupun minuman yang beredar.

"Dalam sidak ini kita belum menemukan barang-barang makanan yang tidak sesuai dengan standar. Dan tadi kita hanya menemukan susu kemasan kaleng, yang kalengnya rusak dan penjualnya kita sarankan untuk tidak menjual susu tersebut,'' paparnya setelah selesai kegiatan.

Sunaryo menegaskan jika kegiatan razia makanan dan minuman akan terus dilakukan secara rutin hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti. Sehingga, semua kebutuhan rumah tangga maupun makanan dan juga  minuman yang dijual kepada konsumen sesuai dengan standar keselamatan, kesehatan, keamanan.[mut/ted]

0 komentar:

Posting Komentar