
Berita Tuban - Bagi para pengguna jalan yang akan melintasi sepanjang jalur Pantura Kabupaten Tuban harus selalu berhati-hati. Pasalnya banyak jalan yang kondisi bergelombang dan juga berlubang, Jumat (13/05/2015).
Kondisi jalan yang berlubang tersebut sangat membahayakan bagi para pengendara sepeda motor maupun mobil pribadi karena bisa menimbulkan kecelakaan. Selain itu saat terjadi hujan, jalan yang berlubang itu tergenang air dan tidak terlihat.
"Bahaya mas, apalagi kalau setelah hujan, lubangnya tidak terlihat. Kemarin juga ada kecelakaan akibat jalan rusak ini," ujar Alif (30), salah satu pengendara motor yang setiap hari melintas di jalur Pantura Tuban.
Dari pantauan wartawan di lapangan, ada beberapa titik kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah lantaran bergelombang dan berlubang. Yakni mulai dari Wilayah Kecamatan Widang sampai dengan Wilayah Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Di sepanjang jalan Tuban-Surabaya titik jalan yang kondisinya rusak parah mulai dari Desa Mrutuk sampai dengan Desa Compreng, Kecamatan Widang. Terutama di sekitar pangkalan truk dan juga kawasan Pakah, kondisi jalan bergelombang dan beberapa titik berlubang.
Sementara itu, untuk jalan Tuban-Semarang kerusakan terparah terjadi di KM 6, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, tepatnya setelah barat terminal baru Tuban. Selain gelombang, lubang-lubang besar juga terlihat di jalan raya yang merupakan akses jalur Nasional tersebut.
"Kalau sepeda motor lewat lubang itu pasti terjatuh, apalagi kalau kecepatan tinggi. Banyak kendaraan yang tiba-tiba ngerem dadak, karena ada lubang ini," lanjut warga Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Jalan yang berlubang itu sangat variasi mulai dari kedalaman lima centi sampai dengan 20 centimeter dan lebar hingga setengah meter. Jalan yang berlubang tersebut diduga akibat sering tergenang air hujan dan juga akibat kendaraan berat yang melebihi kapasitas muatan.
Sementara itu, AKP Muhammad Fakih, Kasat Lantas Polres Tuban membenarkan adanya jalan raya yang bergelombang dan berlubang. Termasuk di dalam kawasan Kota Tuban juga ada beberapa titik yang kondisinya sangat bergelombang.
"Untuk yang di dalam kota sendiri juga ada tiga titik yang sangat bergelombang. Yaitu mulai simpang empat kapur, karang warung dan juga simpang empat pramuka," terang Kasat Lantas.
Dengan kondisi tersebut, Kasat Lantas mengaku jika pihaknya telah mengirimkan surat kepada dinas PU Jatim supaya melakukan perbaikan jalan yang rusak itu. Dengan harapan supaya tidak sampai terjadi kecelakaan akibat jalan yang bergelombang maupun berlubang itu.
"Kita menghimbau kepada para pengguna jalan untuk selalu hati-hati dan waspada saat berkendara. Selain itu rambu peringatan tanda juga kita pasang supaya para pengemudi berhati-hati," pungkasnya.[mut/kun]
0 komentar:
Posting Komentar